28 Mei 2008

Muktamar IMM : Awal yang hangat

Kegiatan Rabu (28/05) diawali dengan agenda sidang Pleno I. Pleno yang dijadwalkan dimulai pada pukul 08.30 WIB sempat terlambat beberapa jam hingga baru bisa dimulai pada pukul 11.00 WIB. Keterlambatan ini diakibatkan koordinasi panitia dengan peserta yang kurang baik. Banyak peserta beralasan bahwa bis yang digunakan untuk mengangkut mereka ke Wisma Bandar Lampung terlambat datang. Padahal, menurut panitia, bis telah disiapkan semenjak pukul 6.00 hingga 8.00 bis sudah standby di Wisma Haji.

Waktu mulai sidang Pleno I pun sempat mundur karena pendataan peserta muktamar yang belum selesai. Ini mengakibatkan beberapa peserta yang lain yang sudah hadir di ruangan menjadi gerang dan suasanapun sempat memanas. Mereka menuntut ketegasan dari pimpinan sidang untuk memutuskan cara absensi peserta yang efektif.

Sidang Pleno I yang mempunyai agenda membahas tata tertib Muktamar XIII dan pemilihan ketua kembali tertunda. Sidang diskors pada pukul 12.00 WIB dan baru dimulai pada pukul 13.00 untuk memberi kesempatan kepada peserta untuk ishoma serta menyelesaikan registrasi.

Pimpinan sidang, Siar Anggreta Siagian, sempat kewalahan karena begitu antusiasnya peserta mengawal tata tertib muktamar agar berjalan lancar. Beberapa poin pembahasan tata tertib Muktamar XIII sempat alot karena terjadi tarik ulur pendapat. Beberapa wakil dari beberapa DPD-pun sempat emosi untuk mempertahankan pendapat mereka sehingga bagian keamanan pun terpaksa harus bersiaga lebih.

"Sidang memang berjalan alot. Presidium sidang kurang cerdas dalam menyikapi segala interupsi dan masukan dari peserta muktamar yang karenanya situasi persidangan kurang terkendali.", cetus Immawan Irvan, peserta muktamar dari Tasikmalaya, Jawa Barat.

Agenda sidang, pengesahan tata tertib muktamar XIII dan pemilihan pimpinan sidang, harus kembali diskors pada pukul 15.30 WIB karena agenda "Forum Rektor" harus segera dilaksanakan. Paska Forum Rektor, sidang yang dimulai pada pukul 20.00, melanjutkan agendanya, yakni pemilihan pimpinan sidang.(oed)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar